loader image

Prestasi Santri

Kegiatan

Galeri

TA’LIMY ALI BIN ABI THALIB

Ta’limy Ali Bin Abi Thalib (ABAT) adalah lembaga pendidikan setingkat TK dan SD yang memberi perhatian besar kepada pendidikan tauhid, aqidah salimah, adab dan akhlaqul karimah, ibadah sesuai sunnah, tahfidz Al Qur’an dengan bi’ah (lingkungan) berbahasa Arab. Beranjak dari pengalaman dalam pengelolaan pendidikan jenjang dasar hingga menengah (SLTA), menghantarkan kami kepada kesimpulan betapa besar manfaat pembekalan yang kuat pendidikan yang esensial tersebut bagi putra-putri kita usia prasekolah dan SD.

Tauhid dan aqidah salimah perlu ditanamkan sejak dini, agar fitrah mereka terpelihara dan mereka memiliki kepekaan terhadap yang haq, yang bathil, dan yang tersamar (syubhat). Adab dan akhlaq yang terbentuk sejak dini akan menjadi watak hingga dewasa. Ibadah sesuai sunnah menjadi bagian dari aktivitas hidup. Para muhafidz (penghapal Al Qur’an) menyatakan bahwa hafalan yang melekat kuat (mutqin) adalah hafalan yang diperoleh pada usia dini. Dan anak-anak memiliki kepekaan bahasa, mudah menyerap bahasa Arab sebagai bahasa komunikasi melalui lingkungan berbahasa Arab. Semua itu insya Allah menjadi pondasi yang kokoh dan bekal yang esensial bagi peserta didi Ta’limy ABAT untuk mempelajari Dinul Islam, melanjutkan pendidikan pada jenjang berikutnya hingga perguruan tinggi, bahkan menjadi bekal hidup masa depan bagi kemaslahatan kehidupan akhirat.

Ta’limy ABAT merupakan lembaga pendidikan nonformal berbentuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang berafiliasi ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, setara TK dan SD. Ta’limy ABAT memberikan kesiapan kompetensi bagi lulusannya untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya, yaitu SMP atau MTs, baik sekolah regular, full day school, maupun pesantren. Oleh karenanya, para peserta didik dibekali dengan literasi bahasa Indonesia, penguasaan matematika, serta kompetensi lain yang diperlukan dan dipersyaratkan.

Ta’limy ABAT berupaya maksimal untuk menyediakan sarana pendidikan yang kondusif, yaitu di antaranya:

  1. Area belajar yang cukup luas dan asri.
  2. Masjid sebagai pusat kegiatan pendidikan untuk mendekatkan, mengakrabkan, dan mengikatkan hati siswa dengan masjid.
  3. Perpustakaan yang menarik untuk mengakrabkan siswa dengan buku, membiasakan membaca, menguatkan kemampuan literasi.
  4. Ruang kelas yang nyaman dan modern.
  5. Ruang belajar terbuka dalam bentuk gazebo, bangku-bangku taman, untuk mewujudkan suasana akrab antara siswa dan guru dalam pembelajaran kelompok maupun pendidikan dengan pendekatan individual.
  6. Area bermain dan bersosialiasi.